Kamis, 18 Oktober 2012

Mengenal Perintah Dasar Linux

Pada postingan kali ini, saya akan berbagi tentang perintah-perintah dasar pada sistem operasi linux. Berikut ini beberapa perintah dasar yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan mengadministrasi sistem berbasis Linux pada mode command-line-interface atau biasa disebut mode KONSOLE

alias : Untuk membuat alias dan menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya.
Contoh : menampilkan alias yang sudah diset sebelumnya

[kave@client10~]$ alias
alias d='dir'
alias ls='/usr/bin/ls -l'
alias v='vdir'
alias vdir='/usr/bin/ls $LS_OPTIONS --format=long'

 membuat alias baru yaitu dir yang fungsinya sama dengan ls

 [kave@client10~]$ alias dir='/usr/bin/ls -l'

 cp: Copy, untuk melakukan proses copy file
Syntax : cp [options] file_sumber file_tujuan
Contoh : copy file dari direktori /data/mhs1/otomatis.sh ke /data/mhs2/

 [kave@client10~]$ cp /data/mhs1/otomatis.sh /data/mhs2/

chmod: Untuk mengganti perijinan pada file atau direktori.
Syntax : chmod [options] file_atau_direktori
Contoh : Mengganti perijinan file /data/mhs1/otomatis.sh dari 664 menjadi
755

[kave@client10~]$ chmod 755 /data/mhs1/otomatis.sh

chown: Mengganti kepemilikan atas file atau direktori
Syntax : chown [options] username:groupname
Contoh : Mengganti kepemilikan file /data/otomatis.sh yang sebelumnya
dimiliki oleh user yang bernama labcrew menjadi labcrew2

[kave@client10~]$ chown labcrew2:labcrew2 /data/otomatis.sh

chgrp: Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau direktori
Syntax : chgrp [options] groupname
Contoh :
[kave@client10~]$ chgrp labcrew /data/otomatis.sh

clear: Untuk membersihkan tampilan layar monitor
Syntax : clear
Note : untuk melakukan clear dengan cepat, Anda dapat menggunakan
kombinasi tombol CTRL + L

cat: Menampilkan isi dari suatu file
Syntax : cat nama_file
Contoh : menampilkan isi file /etc/issue.net

[kave@client10~]$ cat /etc/issue.net
Welcome to client10.dejavu.war.net.id. Unauthorized access is
prohibited !

cd: Change Directory, untuk berpindah/berganti direktori.
Syntax : cd nama_direktori
Contoh : berganti ke direktori praktikum

[kave@client10~]# cd praktikum

cal: Menampilkan kalender
Syntax : cal
Contoh :

[kave@client10~]$ cal
November 2006
Su Mo Tu We Th Fr Sa
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

date: Menampilkan informasi tanggal dan waktu saat ini.
Syntax : date
Contoh :

 [kave@client10~]$ date
Thu Nov 16 23:15:35 UTC 2006

du: Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu direktori.
Syntax : du [options]
Contoh : Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk pada direktori
/home/kave dengan option -h (human readable) agar lebih mudah dalam
pembacaan karena hasil yang ditampilkan sudah dikonversi dalam bentuk
KiloByte, MegaByte bahkan GigaByte (jika diperlukan).

[kave@client10~]$ du -h
12K ./.config/xfce4/xffm
36K ./.config/xfce4/desktop
12K ./.config/xfce4/panel
4.0K ./.config/xfce4/xfwm4
68K ./.config/xfce4/mcs_settings
..
..
20K ./.nvu/plstbxas.default/extensions
4.0K ./.nvu/plstbxas.default/chrome
1.6M ./.nvu/plstbxas.default
1.7M ./.nvu
233M .

df: Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara keseluruhan. df -h
Syntax : df [options]
Contoh : df dengan option -h untuk menghasilkan tampilan yang sudah
dikonversi dalam bentuk KiloByte, MegaByte bahkan GigaByte (jika
diperlukan).

[kave@client10~]$ df -h
Filesystem Size Used Avail Use% Mounted on
/dev/hda6 3.7G 3.1G 434M 88% /
/dev/hda7 2.3G 281M 2.0G 13% /home

Untuk perintah lengkapnya, silahkan Anda download di sini


Kelbihan Linux Dibanding Sistem Operasi Lainnya

Menyambung postingan saya sebelumnya tentang memilih distro linux dan distro linux yang cocok untuk pemula, kali ini saya akan menjelaskan tentang apa saja kelebihan yang dimiliki oleh linux. Baiklah, tanpa berlama-lama berikut akan saya jelaskan tentang kelebihan linux.

Disini akan dijelaskan beberapa kelebihan linux dibanding dengan sistem operasi lainnya yang sudah Anda kenal, misalnya Windows, Mac dan lain-lain. Dan berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan menggunakan program atau file-file dari Linux/Unix

1. Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.

2. Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.

3. Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.

4. Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.

5. Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.

6. Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke dakam sistem.

Itulah beberapa kelebihan Linux yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat...

Distro Linux yang Cocok untuk Pemula

Jika Anda masih pemula dalam belajar Linux, sebaiknya memilih distro linux yang tidak terlalu ribet dalam mempelajarinya agar memudahkan pemahaman Anda tentang Linux. Jika sudah berpengalaman, maka Anda baru pindah ke Distro Linux yang lebih lengkap.



Berikut ini distro yang saya rasa cocok untuk para pemula:

1. Super OS
Distro ini merupakan versi lengkapnya Ubuntu. Anda sudah bisa menikmati mp3 atau dvd kesayangan walaupun belum anda update.

2. Ubuntu
Distro sejuta pengguna ini, merupakan salah satu distro yang banyak disukai oleh para pengguna yang masih pemula. Pengoperasian dan juga perintah-perintah dari Ubuntu yang mudah, membuat para pemula mudah untuk menggunakannya. Sayangnya, secara default anda tidak bisa mendengarkan mp3 kesayangan, melihat dvd, atau mengunjungi situs yang memiliki animasi flash. Anda harus mengupdatenya terlebih dahulu. Ubuntu Restricted Extras merupakan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah tersebut.

3. Linux Mint
Distro keturunan dari Ubuntu ini, memiliki kelebihan dari segi restricted extras yang sudah terkurangi. Anda bisa mendengarkan mp3, melihat dvd atau mengunjungi situs yang menggunakan animasi flash kesayangan anda secara default. Sangat cocok bagi pemula.

Memilih Distro Linux

Linux adalah sebuah kernel, ada banyak kontroversi ataupun kesalahpahaman dalam penyebutan linux sebagai sebuah sistem operasi. Tapi kita tidak usah bingung memikirkan penyebutan tersebut,karena saat ini kita akan membahas mengenai distro linux. Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Contoh distro linux yang popular saat ini seperti ubuntu, debian, linuxmint, fedora, dan lain-lain.

Sebelum anda mulai beralih ke linux, khususnya untuk pemula yang ingin mendapatkan pengalaman menggunakan OS lain selain windows, ada beberapa hal yang dapat anda jadikan pertimbangan dalam memilih sebuah distro

1. Ketahui kebutuhan dan tujuan anda

2. Patrikan pada diri anda bahwa anda benar-benar ingin beralih dari windows, bisa dengan meyakinkan diri anda terlebih dahulu klo software bajakan itu haram :D

3. Performa dari computer anda, mengingat ada beberapa distro yang juga memakan resource yang lumayan tinggi

4. Gunakanlah distro yang sudah digunakan teman dekat anda yang dapat dihubungi lebih cepat, dengan pertimbangan kecepatan memperoleh bantuan

5. Tingkat usaha anda dalam mempelajari sesuatu, karena jika anda memilih linux, maka anda tidak hanya sekedar asal-asalan.

Berikut akan saya berikan beberapa distro dan karakteristik penggunanya.

1. Ubuntu, Linux Mint, Sabily

Jika anda adalah seorang pemula yang baru ingin mencoba linux, dan tidak pernah mencoba linux sebelumnya, maka distro ini cocok untuk anda. Salah satu distro dengan pengguna dan dukungan terbanyak adalah Ubuntu. Ubuntu merupakan salah satu distro dengan pengguna terbanyak, sehingga jika anda mengalami kendala dalam suatu hal maka anda tinggal mencari pertolongan di forum-forum yang ada di internet yang membahas tentang ubuntu. Dan ubuntu digunakan baik oleh user pemula sampai pada advance, anda tidak perlu takut diserang dengan perkataan RTFM atau “gugling aja oi!”, karena variasi tingkatan user tersebut akan dengan senang hati membantu anda.

Ubuntu memberikan paket minim untuk awal instalasinya, biasanya hanya berupa IM, browser, Open Office, dan music player yang sayangnya belum memiliki codec. Untuk itu sebagai pengguna ubuntu ada baiknya anda memiliki koneksi internet yang mumpuni, karena kebanyakan instalasi software update dan lain-lain membutuhkan koneksi internet. Namun jika anda tidak memiliki koneksi internet 24 jam, anda dapat menggunakan linux mint. Disini anda akan memperoleh sebuah versi ubuntu dengan aplikasi dasar yang lebih lengkap. Dan dengan tampilan yang bagus tanpa harus anda otak-atik lagi.

2. Fedora, Mandriva, Open suse

Untuk distro-distro ini saya golongkan untuk pengguna linux dengan tingkat kesulitan menengah. Karena anda yang pemula akan mendapat banyak masalah jika pengalaman pertama anda menggunakan linux menggunakan distro-distro ini. Dan tidak jarang ada yang kapok menggunakan linux karena menggunakan distro ini untuk pertama kalinya. Namun jika anda sudah mengetahui dasar-dasar dan memiliki pengalaman menggunakan linux distro ini mungkin bias cocok dengan criteria pemakaian anda.

Salah satu hal yang menurut saya menganggu dalam menggunakan distro ini adalah saat kita ingin bertanya di forum-forum. Karena kebanyakan pengguna distro ini adalah user tingkat menengah ke atas, sehingga kebanyakan mereka yang saya temukan malas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka terlalu basic dan sudah banyak infonya. Dan serangan “RTFM” sangat sering diderita oleh user nubi yang mencoba distro ini.

3. Slackware, debian, CentOS, dan distro yang masih berbasis text

Jika anda pemula dan memilih distro di atas, saya sangat yakin kebanyakan dari anda akan kapok menggunakan linux. Karena memang anda harus paham lebih dari sekedar dasar dari dunia perlinuxan untuk nyaman menggunakannya. Tingkat kesulitan dari distro ini adalah tingkat atas. Distro yang pernah saya coba untuk tingkat ini adalah distro slackware dan archlinux. Dan setelah mencoba distro tersebut, saya sangat tidak menyarankan untuk menggunakan distro ini jika anda baru pertama kali menggunakan linux.

Sumber: bontang.net

Sejarah Linux

Sejarah Linux - Linux pada mulanya dibuat oleh Linus Torvalds seorang mahasiswa Finlandia. Dahulu Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.

Saat ini Linux merupakan sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.

Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.

Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :

RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.

Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.

SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.

Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.

WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.

Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul. Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).

*Dari berbagai sumber