Sabtu, 10 November 2012

Cara Menghapus Re-Writable CD/DVD pada Windows 7 Tanpa Software

Anda tentu pernah mendengar istilah CD/DVD re-writable (bisa ditulisi kembali) atau mungkin Anda pernah menggunakannya? Pada postingan kali ini, saya akan berbagi bagaimana menghapus CD/DVD re-writable pada Windows 7 agar bisa ditulisi kembali. Berikut langkah-langkahnya:

Peringatan: Jika Anda mecoba tips ini, maka semua data pada disk anda akan terhapus. Karena itu back-up dulu data penting anda!

1. Masukkan re-writable CD/DVD ke dalam CD/DVD drive
2. Di Windows Explorer, klik "Computer".
3. Klik kanan pada CD/DVD drive, kemudian pilih "Erase this Disk"


4. Pada wizard "Burn to Disc" klik Next


5. Windows otomatis mulai menghapus disk dan otomatis menutup setelah penghapusan selesai



Trik Burning CD/DVD pada Windows 7 Tanpa Software

Untuk memback-up file atau dokumen, kadang kita perlu menyimpannya pada media penyimpanan yang bagus semacam CD/DVD. Nah, untuk menyimpan file-file kita di CD atau DVD, maka kita perlu membakarnya (burning) agar file-file tersebut bisa tersimpan di CD/DVD. Biasanya kita akan menggunakan software-software burning CD/DVD tetapi dalam postingan saya kali ini, saya akan memberitahu Anda cara membakar CD/DVD tanpa software. Syaratnya anda sudah menggunakan CD/DVD RW

Berikut adalah cara membakar (burning) CD/DVD pada Windows 7 tanpa software:

1. Masukkan CD/DVD blank ke dalam CD/DVR RW
2. Jika Anda memasukkan CD/DVD baru, maka akan muncul pu-up windows (seperti gambar di bawah) yang meminta Anda untuk mem-format CD/DVD sesuai dengan kegunaannya.


Seperti yang terlihat pada gambar di atas, ada 2 pilihan untuk memformat CD/DVD.
  • Opsi "Like a USB Flash Drive". Jika Anda menggunakan CD/DVD sebagai media penyimpanan eksternal yang dapat menyimpan atau menghapus file (disc rewritable). Namun kekurangannya, jika menggunakan opsi ini maka disk Anda hanya dapat dibaca pada Windows XP atau yang lebih baru
  • Opsi "With a CD/DVD Player". Ini adalah opsi format CD/DVD yang biasa digunakan. Pilihan opsi ini menjadikan disk Anda bisa digunakan dengan jangkauan versi Windows yang lebih luas dan perangkat lainnya tetapi anda harus membakar dan menghapus CD/DVD sekaligus.
Untuk mudahnya, kita pilih Opsi "With a CD/DVD Player". Jangan lupa untuk mengubah nama disk dengan nama yang mendeskripsikan isi disk Anda. Setelah itu klik NEXT

3. Arahkan ke Folder atau File yang ingin Anda bakar ke disk


Kemudian sorot folder atau file yang ingin Anda bakar dan klik "Burn" yang terletak di atas panel penjelajah file.

4. Sebuah jendela baru (seperti terlihat pada gambar di bawah) menunjukkan folder/file yang dipilih ditambahkan ke antrin. kemudian kli "Burn to Disc"


5. Pada pop-up berikutnya, ada opsi untuk memperifikasi judul disk dan memilih kecepatan pembakaran. Lalu klik NEXT


6. Jika misalnya Anda menyimpan file audio (contohnya MP3) maka Anda akan diminta untuk membakar disk sebagai data atau audio seperti yang ditunjukkan gambar di bawah ini

kemudian klik NEXT

7. Maka Wizard untuk pembakaran akan mulai menulis data pada disk dan akan mengeluarkan disk jika sudah selesai

Selasa, 06 November 2012

Ini Dia PC Gaming yang Mampu Memainkan Semua Game

Yang paling tidak disukai para gamers saat memainkan game adalah adanya sensasi patah-patah di layar. Hal ini tentu sangat menggangu, apalagi jika sedang memainkan game 3D yang seru. Kejadian ini biasanya disebabkan oleh performa kartu grafis (VGA card) atau perangkat pendukungnya tidak menagkomodir game yang sedang dimainkan.

Menjawab permasalahan ini, ASUS sebagai produsen PC maupun laptop kelas dunia mengeluarkan PC dengan seri Republic of Gamers (ROG). ROG dikhususkan untuk gamer ataupun techie yang menginginkan performa terbaik pada komputernya.

Seri ROG merupakan keluarga PC spesial dari sang vendor asal Taiwan. Perangkat berlabel ROG memiliki spesifikasi tinggi dari kelasnya masing-masing, seperti kartu grafis, mainboard, bahkan sound card.

Nah, bagaimana bila seluruh perangkat keras dengan spesifikasi tinggi di kelasnya tersebut digabungkan dalam sebuah komputer desktop? Seri ROG CG8580 mungkin bisa menjadi jawabannya. Berikut sensasi produk desktop gaming seharga USD 3.999 besutan Asus ini

Penasaran? Silahkan menyiapkan bujet Anda untuk membelinya..

Sumber:detikInet

Jumat, 02 November 2012

Tips Cara Merawat Motherboard PC agar Tetap Awet

Komputer saat ini memang bukan lagi merupakan kebutuhan orang berpunya tapi lebih kepada kebutuhan pokok yang harus ada khususnya bagi semua jenis bidang usaha. Memang sih masih banyak juga yang belum menggunakan komputer alias komputer manual (mesin ketik) sebagai alat untuk mengetik.

Bayangkan di jaman dulu yang belum begitu dikenalnya komputer, apabila terjadi padam listrik, maka para pegawai kantor masih bisa kerja menggunakan penerangan seadanya yaitu lilin karena pada saat itu kompunter masih jarang ditemukan, bandingkan dengan saat ini, apabila listrik padam maka semua pegawai istirahat total itu karena rata-rata di setiap bidang usaha sudah menggunakan fasilitas komputer sebagai alat kerja yang pokok, sedangkan komputer membutuhkan daya berupa aliran arus listrik sehingga apabila terjadi padam listrik kita tentu tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menungu hingga listrik kembali dialiri.

Masalah listrik ini pun bisa memperngaruhi keselamatan dari peralatan mesin komputer kita salah satunya adalah motherboard atau mainboard. Motherboard atau mainboard ini sangat penting untuk kelancaran proses data karena semua komponen mulai dari prosesor, memori, media penyimpan data (storage), komponen Input-Output (I/O), kartu-kartu (cards) tertancap pada mainboard ini. Agar mainboard ini bisa lebih lama atau awet dalam pemakaian maka perlu diperhatikan tips singkat berikut ini :
  • Gunakanlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan stavolt sebagai pengaman tegangan listrik sehingga tidak terjadinya pengaruh terhadap kinerja mainboard apabila terjadi perubahan tegangan listrik secara tiba-tiba.
  • Perhatikan kebersihan bagian dalam CPU khususnya mainboard, apabila kotor lakukan pembersihan mainboard dengan menggunakan kompresor udara atau bisa juga dengan menggunakan kuas kurang lebih 3 bulan sekali atau sesuai dengan kebutuhan.
  • Ventilasi udara yang ada pada casing jangan ditutup sehingga memperlancar terjadinya pertukaran udara bebas kedalam ruang Central Processing Unit (CPU) agar menjaga temperatur di dalam ruang CPU.
  • Bersihkan slot-slot atau konetor yang menghubungkan mainboard dengan komponen lainnya dari debu sekali sebulan.
  • Saat membersihkan agar selalu memperhatikan ada atau tidaknya baut-baut yang tertinggal di dalam mainboard, apabila ada segera angkat dari tempatnya untuk menghindari terjadinya hubungan pendek (korslet).
  • Jangan membiarkan komputer tidak digunakan/tidak dihidupkan dalam kurun waktu yang cukup lama. Usahakan sekurang-kurangnya 3 kali digunakan/dihidupkan dlam seminggu.
Itulah beberapa tips sederhana yang dapat saya share, semoga bermanfaat untuk Anda.

Kamis, 01 November 2012

Panduan Cara Merakit Komputer Step by STep

Hallo sobat pengunjung IKP, bertemu lagi dengan saya untuk bersama-sama belajar ilmu komputer. Kali ini saya akan berbagi tentang cara merakit komputer langkah per langkah. Merakit komputer itu sebanarnya mudah sobat. Namun tentu butuh ketekunan dan ketelitian agar komputer yang kita rakit bisa bekerja seperti yang kita harapkan.

Secara umum, ada 4 langkah utama dalam merakit komputer:
1. Persiapan
2. Perakitan
3. Pengujian
4. Identifikasi Masalah (troubleshooting)

Baiklah sobat, mari kita bahas satu per satu langkah-langkah dalam merakit komputer:

LANGKAH I : PERSIAPAN

Persiapan yang baik akan memudahkan kita dalam merakit komputer. Persiapan meliputi:
1. Merencanakan spesifikasi komputer yang akan kita rakit.
Perencanaan disini diperlukan agar kita tahu seperti apa komputer yang akan kita rakit serta biaya yang akan dikeluarkan. Misalnya kita akan merakit komputer dengan spesifikasi menggunakan prossesor Hingh-end, Midle-end atau Low-end.

2. Persiapan komponen dan perlengkapan
Setelah membuat perencanaan tentang komputer yang akan kita rakit, maka selanjutnya adalah mempersiapkan komponen dan perlengkapan yang diperlukan sesuai dengan perencanaan yang kita buat. Komponen dan perlengkapan itu berupa hardware dan software serta komponen penunjang lainnya. 

3. Persiapan untuk keamanan (saffety)
Persiapan kemanan disini dimaksudkan sebagai langkah pengamanan bagi kita yang merakit dan komputer yang kita rakit. Keamanan diperlukan sebab merakit komputer tentu harus berhubungan dengan listrik yang dapat membahayakan kita dan komponen yang kita rakit. adapun yang diperlukan dalam pengamanan adalah:
  • gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
LANGKAH II. PERAKITAN

Langkah selanjutnya adalah masuk dalam perakitan (assembly) komputer. Dalam merakit ini sangat diperlukan ketelitian dan kesabaran agar komputer yang kita rakit dapat berfungsi dengan baik.

Tahapan yang dilakukan dalam proses perakitan meliputi:

1. Menyiapkan motherboard

Keluarkan motherboard yang sudah Anda beli dari bungkusnya, lalu baca manual booknya dengan cermat untuk mengetahui posisi pen-jumper-an pada motherboard. Adapun posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

Memasang Jumper Motherboard

2. Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
  • Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  • Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  • Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  • Turunkan kembali tuas pengunci. 
Memasang Prosessor

Jenis Slot
  • Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  • Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

3. Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.


Memasang Hetshink

4. Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.Jenis SIMM/>
  • Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  • Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  • Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
Keping Memori

Cara Pasang Memori

5. Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  • Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  • Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  • Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  • Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  • Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
Pasang Motherboard pada Casing

6. Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  • Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  • HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. 
Memasang Power Supply

7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  • Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  • Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
Kabel ON/OFF

Kabel Power Motherboard

Slot Kabel Panel


8. Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  • Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  • Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  • Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  • Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  • Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  • Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan
  • Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

Memasang Kabel Drivedisk

9. Memasang Card Adapter (VGA)

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
  • Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  • Pasang sekerup penahan card ke casing
  • Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
Memasang VGA

10. Penyelessaian Akhir
  • Pasang penutup casing dengan menggeser
  • sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  • Pasang konektor monitor ke port video card.
  • Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  • Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  • Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Tahap Penyelesaian Akhir

LANGKAH III:PENGUJIAN

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  • Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  • Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  • Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  • Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

LANGKAH IV: PENANGANAN MASALAH (TROUBLESHOOTING)

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  • Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  • Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot
  • LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  
Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.