Rabu, 03 Juli 2013

Sejarah Penemuan dan Perkembangan RAM Komputer

Bagi sebuah Personal Computer maupun Laptop, keberadaan memori sangat vital agar komputer dapat melaksanakan instruksi-instruksi yang diberikan oleh user. Sejak ditemukan hingga perkembangannya, memori mengalami perubahan bentuk dan kapsitas hingga seperti memori-memori komputer seperti yang kita kenal saat ini.

Berikut, saya akan berbagi tentang sejarah perkembangan memori (RAM) komputer sejak awal ditemukan hingga jenis memori komputer masa kini

1. RAM
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).

2.DRAM
Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

3. FPRAM

Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki.

FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya. Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

4. EDORAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.

Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

5. SDRAM PC66 
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.

Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.

6. SDRAM PC100
Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.

Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.

Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.

7. DR DRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

8. RDRAM PC800
Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.

Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.

9. SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.

10. SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.

Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.

11. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 – 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.

12. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.

13. DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.

Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.

Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.

Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.

14. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM

Referensi:
http://www.scribd.com/doc/29699511/sejarah-memori
http://rahmatdi99.blogspot.com/2012/08/sejarah-ram-komputer.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Memori_Akses_Acak

Kamis, 20 Juni 2013

Apple Luncurkan iTunes Radio

Apple rupanya tidak mau ketinggalan untuk menyediakan layanan streaming music untuk para pengguna produknya. Sepeti dilansir Mashable, baru-baru ini apple meluncurkan layanan baru yang mereka sebut iTunes Radio. Perusahaan Apple mengumumkan layanan baru mereka itu pada acara Developers Conference (WWDC) di San Francisco, 12 Juni 2013.

Mirip layanan Pandora, iTunes Radio akan berbentuk stasiun radio internet berdasarkan tema lagu-lagu tertentu yang disukai oleh pengguna. Apple juga menyediakan stasiun-stasiun radio unggulan yang bisa Anda akses melalui internet. Layanan iTunes Radio ini gratis untuk pengguna meskipun masih di selipi oleh iklan, Namun, jika Anda seorang pelanggan iTunes Match, maka Anda akan mendapatkan layanan ini gratis dan tanpa iklan.

iTunes Radio ini tersedia pada perangkat IOS (iPhone, iPad, dan iPod Touch) yang berjalan pada iOS7 serta iTunes yang terinstal di Mac atau PC. Beberapa stasiun radio pra-paket memasukkan lagu-lagu yang menjadi unggulan di musim panas dan menjadi trending topic di twitter .

Untuk mendukung layanan ini, Apple melakukan kesepakatan dengan beberapa label besar. Perusahaan pertama yang menandatangani kesepakan dengan apple adalah Universal Music, kemudian Warner Music dan terakhir Sony Music.

Meskipun layanan streaming music telah ada jauh sebelumnya, apple tampaknya konsen menjadi pemain dominan sebagai dalam download musik. Mereka menawarkan aplikasi 'Radio' hanya sebagai bagian dari aplikasi iTunes untuk stasiun Radio Internet. Namun, menurut statistik, pengguna yang semakin banyak beralih ke layanan streaming maka apple pun mencoba bersaing di pasar ini.

Rabu, 19 Juni 2013

6 Penyebab Komputer Menampilkan BlueScreen

BlueScreen atau BlueScreen of Death (BSOD) adalah layar kesalahan (error) yang ditampilkan oleh sistem operasi microsoft windows pada saat komputer mengalami gangguan yang kritis dan tidak dapat dipulihkan sehingga komputer mengalami crash.

BlueScreen of Death (BSOD)
Terjadinya blue screen pada layar monitor bermacam-macam modelnya. Ada yang ketika kita menyalakan komputer langsung muncul blue screen , sebelum booting windows kemudian komputer restart. Ada yang ketika kita menjalankan aplikasi-aplikasi tertntu tiba-tiba blue screen muncul dan komputer langsung berhenti dengan menampakan kode pada layar monitor.

Adapun penyebabkan terjadinya blue screen of death (BSOD) disebabkan faktor-faktor sebagai berikut:

1. Error Ram
Blue screen yang disebabkan karena eror Ram sangat umum dan paling gampang untuk dipahami. Gejala yang ditimbulkan oleh Eror Ram biasanya pada saat kita menjalankan aplikasi yang berat komputer tiba-tiba muncul blue screen dan komputer langsung blank total. Atau pada saat kita instalasi komputer kita dengan windows yang baru, blue screen muncul sebelum instalasi selesai. Adapun kode blue screen code bisa lihat pada halaman ini.

2. Bad Sector Hard Disk Drive 
Blue Screen kode yang disebabka oleh karena bad sector hardisk drive ada kemiripan dengan Eror memory. Biasanya gejalanya pada sistem windows sangat lambat bila menjalankan aplikasi atau program. Disamping itu, hardisk drive akan berbunyi seperti suara mengerak yang disebabkan oleh gesekan piringan Disk dalam hardisk itu sendiri.

3. Kabel konektor pada hardisk 
Terlalu sering membongkar pasang kabel hardisk bisa menyebabkan kualitas transfer data melalui kabel data bisa terhambat. Ini disebabkan karena kabel hardisk memiliki tingkat eror yang rawan. 4. Power Supply Eror Eror pada power suply juga bisa menyebabkan blue screen komputer.

5. Akibat Over Clocking 
Kebanyakan para gemer mungkin paham dengan yang satu ini. Overclock merupakan pengoptimalan dari kerja komputer standar ke kinerja yang lebih tinggi / meningkatkan performa komputer. Jika salah satu komponent tidak mendukung dengan upaya over clocking, kemungkinan salah satu komponent tidak bisa bekerja sesuai dengan hitungan matematika. Jika penyebab dikarenakan oleh over clock, maka menu bios harus kita reset/ mengembalikan setingan ke keadaan standard. hal ini akan lebih aman untuk jangka panjang komputer yang kita pakai.

6. Motherboard Eror 
Moterboard yang sudah tidak normal juga bisa menyebabkan komputer blue scree death. Untuk mengecek kode, anda bisa search dengan keyword "Motherboard blue screen death code" semoga membantu..

Referensi:
http://www.sepertinya.com/2013/06/penyebab-komputer-bluescreen.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Blue_Screen_of_Death
http://pcsupport.about.com/od/fixtheproblem/ht/stoperrors.htm

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak atau Badsector

Apakah Anda pernah mengalami, hardisk di PC anda tiba-tiba saja berhenti berputar dan PC Anda hang? Bisa jadi penyebabnya adalah kerusakan pada hardisk atau yang biasa dikenal dengan bad sector. Bad sector pada hardisk ada dua macam yaitu bad sector secara fisik dan bad sector secara software. Kedua macam bad sector tersebut memiliki gejala berupa berhentinya hardisk berputar dan komputer tiba-tiba hang.

Bad sector secara fisik seringkali disebabkan oleh adanya kerusakan fisik, seperti hardisk terjatuh, terkena debu, kepanasan, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk bad sector secara software bisa terjadi karena kesalahan pengoperasian komputer/laptop, seperti ketika kita mematikan komputer/laptop tidak menggunakan tombol shutdown. Selain itu, ada juga yang disebabkan oleh matinya listrik secara tiba-tiba saat menggunakan komputer, kelebihan tegangan, serangan virus, dan lain-lain.

Jika kerusakan atau bad sector hardisk anda disebabkan oleh software, maka Anda tidak perlu buru-buru memanggil seorang teknisi untul membongkar komponen-komponen hardisk Anda.  Akantetapi Anda bisa memperbaikinya sendiri dengan aplikasi yang fleksibel dan aman. Hanya dalam beberapa langkah, hardisk Anda akan memiliki kemungkinan besar untuk pulih kembali.

Ada beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk memperbaiki hardisk yang mengalami bad sector. Komputek Pro akan membagikannya untuk Anda seperti berikut ini:

1. Hard Disk Drive Bad Sector Repair
Cara pertama adalah dengan menggunakan aplikasi ini yang nantinya akan bekerja sesuai dengan seri 541DX Maxtor. Proses bekerja dari aplikasi ini adalah dengan mendeteksi kesalahan terlebih dahulu yang terdapat pada hard drive yang rusak. Kemudian aplikasi ini akan melakukan perbaikan sedemikian rupa sehingga hardisk bisa bekerja seperti semula sebelum rusak. Untuk mendapatkan aplikasinya, silahkan klik di sini

2. Hard Disk Drive Low Level Format Tool
Cara kedua ini mewajibkan Anda untuk memback up semua data yang tersimpan di dalam hardisk. Ini bertujuan agar file penting tetap di tangan Anda karena aplikasi ini berfungsi untuk menghapus semua data dan mereset hardisk sehingga kondisi hardisk sama persis waktu pertama kali Anda beli. Hal ini membuat hardisk kembali fresh dan kerusakan pun akan hilang. Untuk mendapatkan aplikasinya, silahkan klik di sini

3. Software Recovery
Cara yang terakhir ini merupakan kebalikan dari cara yang kedua tadi. Software recovery berfungsi untuk mengembalikan seluruh data pada hardisk yang hilang, terhapus, terformat, dan lain sebagainya. Ada banyak sekali situs yang menyediakan aplikasi ini, silakan Anda memilih satu di antaranya yang menurut Anda terbaik. Untuk mendapatkan aplikasinya, silahkan klik di sini

Itulah beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk memperbaiki hardisk rusak atau bad sector. Semoga apa yang saya bagikan ini dapat membantu mengatasi permasalahan pada hardisk Anda. Selamat mencoba...

Mengenal Hardisk

Hard disk merupakan salah satu piranti yang tidak terpisahkan dalam sistem komputer masa kini. Mulai dari komputer personal hingga mesin sekelas mainframe dan superkomputer menggunakan piranti hard disk sebagai media penyimpanan datanya.

Hard disk pertama kali ditemukan pada dekade 1950-an. Tidak seperti saat ini, hard disk kala itu memiliki ukuran diameter hingga 20 inci dengan kapasitas hanya beberapa megabyte. Pada masa itu, piranti ini disebut sebagai “fixed disks” atau “winchesters” (nama kode untuk produk keluaran IBM). Belakangan produk itu dikenal sebagai “hard disk” untuk membedakannya dengan “floppy disks”.

Dalam tingkatan yang paling sederhana, hard disk tidak seberapa berbeda dengan kaset pada tape. Keduanya sama-sama menggunakan teknik perekaman secara magnetik dan memanfaatkan keunggulan media perekaman tersebut dimana data yang tersimpan didalamnya dapat dirubah atau dihapus sewaktu-waktu. Hard disk memiliki sebuah cakram keras (hard platter) yang mengandung media magnetik, sebagai kebalikan dari lembaran film plastik pada floppy disk dan tape.

Komponen Penyusun Hardisk

Secara umum, komponen-komponen pokok yang menyusun sebuah hard disk terdiri dari:

  • Platter: Piringan, biasanya dibuat dari alumunium yang dilapisi dengan bahan magenetik. Pada permukaan platter inilah data pada hard disk disimpan. Sebuah had disk bisa memiliki beberapa buah platter yang bekerja simultan.
  • Lengan pembaca: Komponen ini menyangga head yang berfungsi untuk membaca/menulis pada permukaan platter. Lengan ini dikontrol melalui sebuah mekanisme yang digerakkan oleh sebuah motor-linear. Mekanisme ini bergerak dengan kecepatan dan presisi yang sangat tinggi. Lengan pembaca pada kebanyakan hard disk saat ini mampu bergerak dari pusat hingga pinggir platter, dan kemudian kembali ke pusat sebanyak 50 kali sedetik.
Data tersimpan di dalam hard disk dalam bentuk file. Sebuah file adalah sebutan untuk sekumpulan byte. File bisa berisi sederetan karakter atau kode ASCII yang membentuk sebuah dokumen, atau bisa juga berupa rangkaian instruksi untuk software aplikasi untuk dijalankan oleh komputer. Ringkasnya, Tidak peduli, apapun isinya, file adalah rangkaian pola-pola byte. Saat sebuah program dijalankan atas perintah komputer, hard disk akan membaca rangkaian byte itu dan mengirimkannya ke CPU.

Permukaan platter menyimpan data dalam sector dan track. Kalau dilukiskan, track membentuk lingkaran-lingkaran kosentris sepanjang permukaan platter. Setiap track akan dibagi lagi menjadi beberapa sector.
Pada gambar 2 diatas, kita bisa melihat bagaimana permukaan platter dibagi menjadi sector dan track. Bagian yang berwarna kuning adalah track, sementara warna biru merepresentasikan sector. Suatu sector akan berisi byte dalam jumlah tetap, misalnya 256 atau 512 byte. Namun demikian, pada tingkatan drive atau sistem operasi, beberapa sector sering dikelompokkan bersama dalam sebuah cluster.

Sector dan track dibentuk melalui proses yang disebut low level format, dimana titik awal dan akhir dari setiap sector dituliskan pada platter. Proses ini mempersiapkan sebuah hard disk untuk menyimpan blok-blok byte. Setelah itu, proses high level format akan menuliskan strutur penyimpanan file, seperti file-allocation table (FAT) pada sector. Proses ini mempersiapkan hard disk untuk menyimpan file.

Kapasitas Vs Performa Hardisk

Ukuran yang paling sering dipakai dalam menilik sebuah hard disk adalah seberapa besar kapasitasnya. Hard disk yang terpasang pada komputer masa kini umumnya memiliki kapasitas mulai dari puluhan hingga ratusan gigabyte. Namun, selain kapasitas, hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah performanya, khususnya dalam masalah kecepatan. Ada dua parameter yang biasa dipakai untuk menentukan performa sebuah hard disk:
  • Data rate: Adalah jumlah byte per detik yang dapat dihantarkan ke CPU. Besaran yang umum berkisar antara 5 hingga 40 megabyte per detik.
  • Seek time: Adalah selang waktu yang diperlukan antara saat CPU merequest sebuah file dengan saat byte pertama terkirim ke CPU. Besaran yang umum berkisar pada 10 hingga 20 milisekon.
Disamping kedua hal diatas, performa sebuah hard disk juga ditentukan oleh jenis interface yang digunakan dan kecepatan putar piringan (platter) dari hard disk tersebut. Secara garis besar saat ini tersedia dua jenis interface untuk hard disk yaitu ATA/Ultra ATA dan SCSI. Interface yang paling umum untuk keperluan personal adalah Ultra ATA. Hard disk yang menggunakan interface ini terbagi atas ATA 100 dan ATA 133. Angka 100 dan 133 menunjukkan kecepatan transfer datanya. Untuk ini ATA 133 lebih cepat. Sementara itu hard disk SCSI lebih banyak digunakan untuk server atau sistem yang memerlukan hard disk yang sangat cepat, misalnya untuk keperluan multimedia. Karena harganya cukup mahal, maka interface ini jarang digunakan untuk keperluan personal.

Sementara itu, kecepatan putaran pada hard disk berkorelasi dengan kecepatan akses datanya. Makin tinggi kecepatan putar sebuah hard disk (dinyatakan dalam RPM, Race Per Minutes/putaran per menit) maka aksesnya akan lebih cepat. Saat ini, untuk interface Ultra ATA, tersedia kecepatan 5400 dan 7200 RPM. Ada juga vendor yang menawarkan kecepatan putar hingga 9500 RPM walaupun masih jarang.
Sumber: d3elektro.undip.ac.id