Rabu, 30 Oktober 2013

Tips Agar Baterai Android Anda Lebih Awet

Menggunakan smartphone ataupun tablet android tentu sangat menyenangkan karena banyaknya fitur-fitur yang membuat Anda betah berlama-lama memainkannya. Namun, saking lamanya pemakaian, bisa menyebabkan baterai menjadi nge-drop dan tentu sangat menyebalkan, bukan? Smartphone canggih menjadi kurang mantap jika baterainya cepat habis.

Nah,bagi sobat-sobat yang memiliki smartphone maupun PC tablet android, aku punya tips agar baterai android lebih awet. Tips ini aku dapatkan di situs DetikInet, (Selasa, 20/08/2013). Berikut adalah tips-tipsnya

1. Jaga Suhu Ponsel Tetap Dingin

Jika ponsel terkena suhu panas, ada kemungkinan baterai melemah daya tahannya dan juga lebih cepat rusak. Karenanya, jangan biarkan ponsel terpapar suhu panas berlebihan atau terkena sinar matahari secara langsung. Baterai akan lebih awet jika ponsel digunakan dalam suhu kamar.

Jika berada di luar ruangan, lebih baik jika ponsel ditaruh saja di dalam tas dan jangan terlalu banyak dikeluarkan.

2. Turunkan Brigthness Layar dan Screen Timeout

Tips ini tampaknya sudah sering disampaikan, namun tetap perlu ditegaskan lagi. Layar memang komponen utama yang paling banyak menghabiskan daya tahan baterai.

Karenanya, penting untuk menurunkan tingkat brigthness atau kecerahan layar. Perlakuan ini dipastikan akan menambah daya tahan baterai.

Tentunya penurunan tingkat brigthness tidak perlu dilakukan sampai total seluruhnya. Turunkan sampai tingkat di mana mata masih dapat melihat layar dengan nyaman.

Selain tingkat brigthness, setting screen time out juga perlu diperhatikan. Setting ini mengatur berapa lama layar akan menyala jika tidak lagi disentuh.

Ada baiknya untuk mempersingkat waktu screen timeout. Sehingga layar akan segera mati jika tidak dipakai dan memperpanjang umur baterai.

3. Gunakan Power Saving Mode dan Matikan Vibrasi

Sebagian ponsel Android punya power saving mode yang bisa diakses dalam setting. Sesuai namanya, power saving mode ditujukan untuk menghemat penggunaan baterai.

Jika power saving mode diaktifkan, ia akan melakukan beberapa teknik untuk menghemat baterai. Misalnya mematikan koneksi seperti Wi Fi atau Bluetooth, dan menurunkan kecerahan layar.

Power saving mode memiliki pengaruh cukup signifikan dalam performa ponsel. Jadi disarankan agar mengaktifkannya saat baterai terindikasi mulai melemah.

Mengaktirkan mode getaran atau vibrasi untuk mengingatkan panggilan atau notifikasi lain juga cukup haus baterai. Jika tidak diperlukan, sebaiknya mode vibrasi tidak dipergunakan.

4. Matikan Koneksi yang tidak perlu

Ponsel Android biasanya penuh dengan konektivitas. Termasuk Wi Fi, Bluetooth ataupun GPS. Ketiganya menurunkan daya tahan baterai yang tidak sedikit. Maka jika tidak digunakan, ada baiknya ketiga fitur tersebut dimatikan saja. Misalnya Bluetooth digunakan hanya saat akan mentransfer data atau memakai bluetooth headset.

Dan GPS hanya perlu diaktifkan jika akan mencari arah. Dan Wi Fi hanya dinyalakan jika sudah berada di tempat yang dipastikan punya sinyal Wi Fi.

5. Perhatikan penggunaan Flash dan Wallpaper

Penggunaan flash di kamera memakan daya tahan baterai cukup besar. Karenanya, jangan terlalu keasyikan memakainya untuk memperpanjang daya baterai.

Demikian juga wallpaper animasi. Memang memakai wallpaper animasi terasa lebih keren dan lebih menarik dibandingkan wallpaper statis. Namun wallpaper bergerak mengahbiskan baterai lebih cepat ketimbang wallpaper statis. Gunakan hanya saat dibutuhkan, untuk kasus ini mungkin hanya pada saat ingin dipamerkan ke teman.

6. Stop Mencari Sinyal

Ada kalanya pengguna smartphone berada di area yang susah sinyal. Dalam keadaan ini, ponsel tetap akan secara aktif mencari sinyal. Proses pencarian sinyal tersebut memakan daya tahan baterai yang tidak sedikit. Sehingga jika tidak benar-benar dibutuhkan, ponsel dimatikan saja atau dipindah ke flight mode sehingga proses pencarian sinyal dihentikan.

Trik Membuat Foto Profil di Media Sosial Makin Menarik

Tahukah Anda? Meng-upload Foto Profil di Media Sosial adalah cara merepresentasikan diri seseorang di jagat maya. Foto profil yang dapat memberikan kesan bahwa seseorang tersebut seperti yang ada foto yang ditampilkannya. Namun bagi sebagian orang, meng-upload foto profil di facebook, twitter dan media sosial lainnya adalah hal yang sepele sehingga mereka meng-upload foto asal-asal dan terkesan asal ada gambar.

Namun, ada sebagian orang menganggap foto profil adalah sesuatu yang penting sehingga mereka memilih dan memasang avatar-avatar pada media sosial dengan sentuhan yang bagus dan berkesan

Nah, buat Anda yang ingin memaksimalkan foto profil anda di media sosial, berikut ada beberapa trik yang bisa Anda ikuti sebagaimana dilansinsir di situs mashable.com, Jumat (4/10/2013)

Mengatur Foto Profil Facebook

Contoh Foto Profil Facebook

Meski situs besutan Mark Zuckerberg ini akan menampilkan foto dalam ukuran 160 x 160 piksel, namun foto yang diupload disarankan memiliki ukuran minimal 180 x 180 piksel.

Lantas untuk cover photo, dianjurkan foto diatur dalam settingan 851 x 315 piksel. Agar proses upload berjalan cepat, pengguna direkomendasikan untuk memilih foto cover dengan file JPG yang berada di bawah 100KB.

Beda halnya jika foto yang Anda pilih menampilkan logo atau teks, Facebook menyarankan agar memakai file berformat PNG guna untuk menjaga kualitasnya.

Mengatur Foto Profil Twitter


Contoh Foto Profil Twitter


Seperti diketahui, tampilan foto profil di situs Twitter sangat kecil, jadi pastikan Anda melakukan pengukuran terlebih dulu.

Avatar Twitter maksimal adalah 2MB, akan tetapi foto akan ditampilkan dalam ukuran 73 x 73 piksel di halaman profil dan hanya 48 x 48 piksel di tweet.

Adapun untuk foto header, pengguna bisa mengupload foto yang memiliki ukuran hingga 5MB. Dimensi yang disarankan untuk foto header ini adalah 1252 x 626 piksel.

Dan mengingat bio singkat Anda muncul di header, maka akan lebih baik jika Anda memilih foto yang tidak menganggu keberadaan teks.

Mengatur Foto Profil Google+


Foto profil di Google+ agak berbeda dibanding situs jejaring lain karena ia menampikan foto dalam bentuk lingkaran.

Avatar akan ditampilkan dalam ukuran 120 x 120 piksel, namun tidak semua bagian akan muncul karena faktor bentuk lingkaran tadi.

Kemudian untuk cover, Google+ akan menyesuaikan ukuran ini berdasarkan area layar. Minimal ukurannya adalah 480 x270 piksel dan untuk ukuran yang disarankan adalah 960 x 540 piksel.

Bagi pemilik piranti dengan retina display yang ingin fotonya tampil maksimal, maka disarankan mengupload foto 2120 x 1192 piksel.

Itulah beberapa trik yang bisa Anda lakukan untuk beberapa media sosial. Selamat Berkreasi!

Rabu, 10 Juli 2013

Informasi VGA Card Terbaik Tahun 2013

Jika Anda bingung memilih merk VGA yang akan di gunakan pada komputer Anda, dalam postingan kali ini saya akan memberikan Anda referensi tentang VGA Card terbaik tahun 2013 yang telah disurvey dan di ujicoba berdasarkan range harga dan kualitas dari masing-masing VGA Card.

Saat ini di dunia komponen kartu Grafis di kuasai 2 raksasa teknolog yaitu :

  • AMD
  • NVIDIA

Teknologi yang di keluarkan dari kedua perusahaan besar saling bersaing dalam memberikan dukungan grafis baik dalam hal Gaming, Designing, Dll.

VGA Card berdasarkan Harga :

  • Di Bawah - IDR. 1.250.000, 00 
  • IDR. 1.500.000, 00 - 
  • IDR. 3.000.000, 00 
  • ( Harga / Di atas ) > IDR. 3.000.000, 00

Untuk itu pada tahun 2013 ini di lakukan survey dan uji coba VGA berdasarkan nilai berbanding dengan uang yang akan di keluarkan. Untuk hasil lengkapnya silahkan Anda klik di sini

Rabu, 03 Juli 2013

Masalah Umum pada Komputer dan Cara Mengatasinya

Setelah sekian lama menjalani aktivitas mengotak-atik komputer, berdasarkan pengalaman, akhirnya saya dapat menemukan beberapa permasalahan yang umum terjadi pada komputer. Permasalahan-permasalahan ini menyangkut hardware komputer. Berikut ini adalah beberapa permasalahan umum yang terjadi pada komputer beserta solusi-solusi untuk mengtasinya.

1. Masalah Pada Power Supply 
Gejala : Jika setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala . Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.

2. Masalah Pada Mother Board 
Gejala : Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker. Apa yang harus kita lakukan?
Solusi : Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar. Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS.

3. Masalah Jika Pada Harddisk tidak Terbaca . 
Gejala: Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur . Apakah solusinya ?
Solusi : Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.

4. Masalah Jika Pada Harddisk Muncul Pesan “Operating system not found”. 
Gejala :Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
Solusi : Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas.

5. Masalah Jika Pada Harddisk Bad Sector.
Gejala : Jika harddisk bad sector?
Solusi : Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.....Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector....pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Akt.

6. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW Tidak terdeteksi di windows 
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM/ RW Tidak terdeteksi di windows ?
Solusi : Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya. Atau dalam kasus lain, bisa juga terjadi karena salah pen-jumper-an

7. Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW yang tidak bisa keluar masuk CD
Gejala : Jika pada CD/ DVD/ ROM / RW Tidak bisa keluar masuk CD.Apa Solusinya ?
Solusi : Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor. Cobalah bawa keahlinya .

8. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
Solusi : Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.

9. Masalah pada CD/ DVD / ROM/ RW Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk).
Gejala : Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi : Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

10. Masalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

11. CPU mengeluarkan suara Beep .
Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.


12. Batrey CMOS Rusak / Lemah 
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya.

13. CPU sering Hang.
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal,

14. Komputer sering tampil blue screen. 
Gejala : Tampilan biru pada komputer dengan pesan error
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

15. Komputer bejalan lambat. 
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnyatidak begitu lambat.
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.


16. Keyboard error or no keyboard present 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Keyboard error or no keyboard present .
Solusi :Itu menandakan konektor keyboard belum terhubung pada mainboard. Hubungkan keyboard pada konektor yang sesuai pada mainboard.

17. BIOS ROM checksum error – System halted. 
Gejala : Muncul pesan pada monitor BIOS ROM checksum error – System halted.
Solusi : Ini menandakan terjadi masalah/kerusakan pada BIOS. Ganti baterai CMOS dengan yang baru lalu reset CMOS dengan cara menghubungkan jumper reset CMOS pada mainboard selama beberapa detik saat PC masih dalam kondisi hidup, atau update BIOS dengan versi yang lebih baru.

18. Memory test fail 
Gejala : Muncul pesan pada monitor Memory test fail.
Solusi : menandakan terjadi masalah / kerusakan pada chip RAM.ganti keping RAM dengan yang baru.

19. Lampu power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja 
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias menggunakan multimeter.

20. Lampu power tidak menyala, kipas pendingin power supply berputar tetapi system tidak mau hidup 
Masalah : Ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama suplai tegangan listrik dari rumah Anda terlampau rendah, atau kemungkinan kedua, terjadi kerusakan pada output power supply yang ada di CPU Anda .
Solusi : Pastikan terlebih dahulu bahwa suplai tegangan cukup. Tegangan yang terlalu kecil akan membuat power supply tidak dapat berfungsi normal. Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan output yang keluar dari power supply. Biasanya, tegangan output dari kabel power supply berukuran +5 volt. Bila sinyal voltase tidak terdeteksi atau terlampau lemah, kemungkinan kerusakan ada pada power supply. Ganti power supply di CPU Anda.

21. Sistem bekerja normal, tetapi Windows selalu masuk pada setting Safe Mode 
Masalah : Terjadi konflik driver, IRQ, atau resources lainnya pada PC. Kemungkinan masalah yang lain, ada aplikasi software yang saling bertubrukan.
Solusi : Lepaskan semua card tambahan yang tidak digunakan kecuali menyalakan system PC. Buang semua driver yang tidak diperlukan, lalu setelah semua driver dibuang dibersihkan, restart PC Anda. Curigai aplikasi software-nya bila semua cara sudah Anda tempuh tetapi masalah tetap muncul.

22. Setelah POST berlangsung, system menginformasikan adanya error pada hardware
Masalah : Kabep CPU fan terpasang pada tempat yang salah. Meskipun CPU fan menunjukkan tanda berputar, beberapa motherboard mesyaratkan kabel CPU fan terpasang pada tempat yang benar. Pada motherboard, terdapat beberapa tempat untuk memberi daya listrik pada CPU fan yang bentuknya sama. Tetapi bila kita amati lebih teliti pada board, ada tulisan yang menandakan, bahwa colokan tersebut berlabel CPU fan atau Power fan. Kabel CPU fan harus terhubung ke colokan CPU fan, bukan Power fan.
Solusi : Periksa buku manual dan amati tulisan pada motherboard. Pastikan bahwa kabel tercolok dengan benar pada CPU fan dan bukan pada Power fan.

23. Setelah POST berjalan, keyboard atau mouse tidak terdeteksi dan system berhenti berproses 
Masalah : Kemungkinan, keyboard atau mouse tidak terpasang dengan benar. Bila keyboard tidak terpasang dengan benar atau keyboard mengalami kerusakan, setelah POST berlangsung, biasanya di layar monitor akan muncul peringatan “No keyboard present” lalu system menjadi hang atau berhenti. Bila mouse tidak terdeteksi, system akan masuk ke Windows, tetapi sebelumnya akan muncul peringatan berupa kotak dialog bahwa tidak ada mouse pada system Anda.
Solusi : Periksa kabel keyboard yang menancap pada bagian I/O di belakang casing. Periksa apakah kaki-kaki pada kabel masih lengkap atau ada yang patah. Bila memungkinkan, periksa keyboard menggunakan PC lainnya yang berfungsi normal. Lakukan prosedur yang sama untuk memeriksa mouse. Bila mouse atau keyboard tidak mengalami kerusakan, kemungkinan yang lain adalah salah satu atau kedua controller pada keyboard dan mose mengalami kerusakan. Bila kerusakan ini yang terjadi, mau tidak mau Anda harus mengakalinya, misalnya dengan menggunakan keyboard atau mouse bertipe USB.

Tips Memilih RAM Komputer yang Baik

Sebenarnya tidak ada tips ataupun cara yang baku untuk memilih memori (RAM) komputer. Hanya saja berdasarkan pengalaman saya mengotak-atik komputer selama ini, saya dapat menyimpulkan bahwa tips memilih memori (RAM) komputer yang baik itu adalah sebagai berikut

1. Pilih memory dengan jumlah ganda apabila motherboard Anda mendukung dual channel. Sebagai contoh, “pilihlah sepasang memori dengan kapasitas masing-masing 512 MB daripada membeli sekeping memori dengan kapasitas 1 GB”. Dukungan Dual Channel memungkinkan performa sistem komputer Anda akan tampil jauh lebih baik. Jadi, memnggunakan dua keping memori lebih baik daripada menggunakan satu keping memori meskipun kapasitasnya lebih besar.


2. Carilah vendor yang telah memiliki reputasi baik dalam penjualan dan layanan purna-jual. Anda dapat menggunakan jumlah service center yang dimiliki serta lama garansi sebagai tolok ukur ini. Pilihlah memori yang sudah dikenal luas di kalangan pengguna komputer

3. Hindari memilikih memori dengan chip aneh alias Anda tidak tahu siapa pembuatnya. Nama-nama seperti Samsung, Infineon, visipro atau Corsair dan lain-lain dapat Anda jadikan referensi. Ini penting karena beberapa MoBo menyarankan chip tertentu untuk dukungan kesesuaian

4. Hindari membeli memori tray alias tidak dalam kemasan. Di pasar saat ini banyak sekali dijual memori tanpa kemasan. Meski dilabel dengan berbagai merek ternama, jangan mudah tergoda untuk membeli memori jenis ini. Resiko tingkat kerusakan akibat listrik statik yang sangat tinggi ditambah lagi resiko data korup akibat chip yang rusak akan menghantui kestabilan PC Anda.

5. Jika Anda sering menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama, pastikan untuk memilih memori yang dilengkapi dengan heat spreader. Harga memori jenis ini pada umumnya lebih mahal ketimbang memori standar. Meskipun demikian, performa dan kestabilan yang ditawarkan memori jenis ini sangat bagus.

6. Jangan terjebak dengan janji life time warranty. Di Indonesia, definisi garansi jenis ini masih dipertanyakan. Definisi life time warranty menurut Hukum Dagang Internasional adalah sebatas teknologi produk yang bersangkutan masih ada dan proses produksinya masih dijalankan. Pilih memori dengan angka latency terendah.

7. Jangan terjebak pada FSB atau throughput memori

Itulah tips cara memilih memori (RAM) komputer yang baik menurut saya. Semoga bermanfaat untuk Anda