Sabtu, 08 Januari 2011

Waspadai Celah Baru pada Windows !

Bagi kawan-kawan yang menggunakan sistem operasi Windows, Microsoft memperingatkan bahwa sebuah bug baru telah ditemukan di Windows yang memungkinkan hacker untuk menyisipkan aplikasi jahat di dalamnya. Hal itu pun diakui Microsoft dan berencana segera merilis patch untuk memperbaikinya.

Celah itu sebenarnya sudah pernah diungkap pada gelaran konferensi keamanan internet di Korea Utara 15 Desember 2010. Namun setelah banyak aplikasi yang bisa mengeksploitasi bug tersebut, Microsoft baru menyadarinya baru-baru ini.

Dikutip dari Computer World Kamis (6/1/2010), bug tersebut memanfaatkan celah pada sistem rendering grafis di Windows. Akibatnya, hacker dapat menanamkan malware yang bisa aktif ketika pengguna menggunakan tampilan thumbnail di Windows Explorer.

Ketika terinfeksi maka sang penyerang bisa leluasa mencuri data, mengambil alih jaringan, hingga membuat komputer korban bak 'zombie'. Ini tentunya sangat merepotkan, terlebih lagi jika pengguna banyak menyimpan data pribadi semacan internet banking.

Sembari menungu patch terbaru dirilis, Microsoft menyarankan pengguna untuk melakukan pembatasan aktifitas pada file shimgvw.dll, yakni komponen yang bertugas untuk memunculkan gambar secara thumbnail

*Sumber: detikinet.com (06/01/2011 )
*Sumber gambar: wanoja-edu.blogspot.com

Mari Men"diet"kan Komputer Kita di Tahun 2011

Sebelum kita lebih lanjut membahas tentang Men"diet"kan Komputer kita di tahun 2011 ini, terlebih dahulu saya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2011 kepada pembaca blog KOMPI 01 sekalian. Semoga di tahun yang baru ini, kita mendapatkan semangat baru untuk melaksanakan resolusi-resolusi yang telah kita rencanakan di tahun 2011 ini.

Salah satu resolusi saya di tahun 2011 ini adalah men"diet"kan komputer saya agar tidak terlalu kegemukan yang mengakibatkan komputer menjadi lambat.

Laiknya seorang manusia yang mengalami kegemukan akibat timbunan lemak di tubuh, komputerpun dapat mengalami "kegemukan" sehingga dalam bekerja komputer menjadi lambat. Gemuknya komputer tentu bukan karena timbunan lemak seperti pada manusia. Akan tetapi yang membuat komputer gemuk adalah timbunan file-file yang terdapat pada RAM, ROM maupun hardisk kita.

"Lalu, bagaimana cara mendietkan komputer kita?"

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita lakukan agar komputer menjadi sedikit kurus dan lebih rapi.

1. Pengkategorian File

Berapa banyak file hasil download atau dokumen yang bercampur jadi satu di desktop atau My Documents? Untuk lebih merapikannya, buatlah pengkategorian pada file-file tersebut sesuai dengan jenisnya. Pengkategorian bisa berdasarkan selera pribadi masing-masing. Mungkin berdasarkan tanggal, tahun, jenis data dan lain-lain. Yang terpenting adalah memudahkan anda untuk mencarinya.

2. Membuat Katalog

Seperti pada sebuah perpustakaan, di komputer juga perlu membuat katalog agar-file-file tersebut mudah dicari. Buatlah katalog untuk dokumen, hasil download, file film atau musik sesuai dengan file-file yang ada pada komputer Anda.

3. Menghapus File yang Tidak perlu

Jangan biarkan komputer Anda terbebani oleh file-file yang sudah tidak digunakan. Buang file-file yang sudah tidak anda gunakan lagi. Bersihkan folder download. Untuk membersihkan file system yang sudah invalid, Anda bisa menggunakan tools Cleaner yang bisa Anda download di internet. Tetapi sebelum menghapus, Anda perlu memilah-memilah terlebih dahulu file-file tersebut atau membuatkan backup agar suatu saat nanti bila diperlukan dapat diambil kembali.

Itulah langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk men"diet" komputer kita. Setelah Anda melaksanakan langkah-langkah di atas, lihatlah betapa komputer anda lebih rapi dan timbunan "lemak"nya sudah berkurang. Dari segi kinerja, komputer anda juga akan lebih gesit untuk membantu anda menyelesaikan pekerjaan. Semoga bermanfaat...!

Istilah-istilah yang Sering Digunakan pada Jaringan Komputer (Networking)

Untuk mempelajari jaringan (networking), kita perlu banyak tahu tentang ilmu-ilmu dasar jaringan (networking) maupun istilah-istilah yang berkaitan dengannya agar kita memiliki pemahaman yang kuat sebelum belajar jaringan ke tingkat lanjut.

Berikut ini adalah istilah-istilah yang sering digunakan dalam jaringan (networking)

802.11a
Standar wireless network dengan maximum data transfer rate 54 Mbps dan bekerja pada frekuensi 5 GHZ

802.11b
Standar wireless network dengan maximum data transfer rate 11 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHZ

802.11g
Standar wireless network dengan maximum data transfer rate 54 Mbps (typical 200 Mbps) dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHZ, dengan backward compatibility berperangkat 802.11b

802.11n
Standar wireless network dengan maximum data transfer rate 600 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2,4 GHZ atau 5 GHZ

Access Point
Suatu alat yang memungkinkan komputer berperangkat wireless dan alat-alat lainnya untuk berkomunikasi via jaringan berkabel.

Channel
Di dunia komunikasi, channel merujuk kepada media yang digunakan untuk membawa informasi dari si pengirim (transmitter) ke penerima (receiver)

Ethernet
Suatu protokol Local Area Network (LAN)yang dikembangkan oleh Xerox Corporation bersama dengan DEC dan Intel pada sekitar tahun 1976. Protokol ini adalah salah satu standar yang paling banyak digunakan saat ini.

Firewall
Firewall-lah yang menentukan informasi yang boleh masuk atau keluar melaluinya. NAT akan menyembunyikan lokal IP dari network di luar firewall. Ini akan mengamankan client untuk diakses dari luar firewall ataupun yang ingin memata-matai (spy) file-file di dalamnya

LAN
Local Area Network (LAN) terdiri dari sekumpulan PC yang terkoneksi dalam area yang relativ kecil seperti pada home network atau office network

MAC Address
Media Access Control address adalah ID yang dimiliki pada device yang terhubung dengan network seperti ethernet controller serta wireless ethernet

MIMO
Multiple Input Multiple Output, yaitu teknik transmisi data dengan menggunakan beberapa jalur sinyal data sekaligus (multiple). Teknik mengeksploitasi fenomena dari suatu sinyal yang tersebar dengan membentuk beberapa jalur ketika di transmisikan.

Router
Suatu alat atau komponen yang bertugas untuk menemukan jalur terbaik antara dua jaringan atau beberapa jaringan lain untuk dilalui

Jenis-jenis Jaringan Komputer Menurut Fungsi dan Jangkauannya

Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu;

1. Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

3. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

4. Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

*Sumber gambar: http://anggaseep.wordpress.com

Selasa, 28 Desember 2010

Sejarah Munculnya Jaringan Komputer

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.

Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

*Sumber gambar: deavani.blogspot.com